Review Ghost Recon Wildlands Cooperative Open-World • KodeCheat
Menu

Review Ghost Recon Wildlands Cooperative Open-World

Review Ghost Recon Wildlands Cooperative Open-World – Bagaimana pikiran kalian ketika mendengar nama Ghost Recon? bagi kalian yang sempat mencicipi seri lawasnya mungkin akan mengasosiasikannya dengan game shooter taktis yang butuh koordinasi tinggi untuk bisa diselesaikan. Namun seiring dengan usaha untuk membawa franchise ini ke pasar yang lebih mainstream, Ubisoft pun mengubahnya sebuah game action tipikal yang membawa taktis sekedar sebagai opsi dan bukan keharusan. Dipadukan dengan ambisi mereka untuk game – game multiplayer dan open – world, maka lahirlah game Ghost Recon : Wildlands. Sebuah game yang bergenre open-world dan third – person military shooter yang akan mempunyai mode cooperatif 4 pemain dalam dunia open-world yang sangat besar.

Disuguhkan dengan sebuah peta yang luar biasa besar dengan rangkaian misi utama dan sampingan yang meminta kalian untuk menundukkan kartel super kejam Bolivia, Ghost Recon : Wildlands memperlihatkan kualitas visualisasi yang juga menjanjikan. Tentu saja, ini akan jadi pekerjaan “berat” untuk Kalian yang menjadikan PC sebagai platform gaming utama  Game sendiri menceritakan tentang Bolivia menjadi negara penghasil kokain terbesar di dunia. Pengedar Narkoba Santa Blanca yang kejam telah mengubah bolivia menjadi negara narkotik yang penuh dengan kejahatan dan kekerasan. The Ghost sebuah tim elit pasukan khusus dari AS dikirim untuk membasmi Santa Blanca dan pemerintahan yang korup.

Lantas, bagaimana impresi kami terhadap Ghost Recon : Wildlands ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai sebuah game yang benar – benar butuh teman? Inilah impresi kami.

Jika ada sesuatu yang langsung mencuri perhatian kami sejak menit pertama mencoba game yang satu ini adalah fakta bahwa tak akan ada pernah rasa keberatan jika Ubisoft berakhir mengklaimnya sebagai game open-world terbesar dan terluas yang pernah mereka hadirkan di industri game. Terbesar dari yang terbesar? Kami sendiri belum mencari informasi lebih dalam untuk klaim itu, namun satu yang pasti, dunia yang ditawarkan memang sesuatu yang tak bisa Kalian pkalianng sebelah mata. Kami sendiri sempat terkejut di awal dan sempat menyimpulkan betapa “ rendah hatinya ” Ubisoft untuk menawarkan map sebesar yang kami temui di masa closed – beta kemarin. Namun ketika melihat keseluruhan peta yang ada, kami akhirnya disadarkan bahwa yang kami temui benar – benar hanyalah secuil kecil dari apa yang hendak ditawarkan di versi finalnya.

Seberapa besar? Dengan daerah “ kecil ” yang ditawrkan oleh masa closed – beta ini saja, Kalian sudah berhadapan dengan jarak antar misi atau area dengan konten menarik yang bisa Kalian singgahi sejauh beberapa km. Jarak yang hampir mustahil untuk ditempuh dengan berjalan kaki, kalian butuh waktu 5-7 menit setidaknya untuk ditempuh dengan mobil berkecepatan stkalianr, dan hanya beberapa menit lebih cepat dengan menggunakan helikopter yang kontrolnya masih aneh di versi ini. Secuil daerah ini saja sudah menyediakan beberapa konten menarik, dari outpost musuh yang bisa Kalian rebut untuk ekstra resource ataupun senjata, hingga beberapa misi sampingan dan pecahan misi utama. Membayangkan bahwa Kalian masih punya sekitar 21 region lagi yang seluas atau bahkan lebih luas ini, benar-benar sulit kami bayangkan seperti apa hasilnya di rilis final nantinya.

Berita baiknya? Ubisoft sepertinya mengerti kekhawatiran bahwa luasnya daerah ini justru membuat Kalian lebih banyak menunggu dan juga berjalan, daripada beraksi yang seharusnya jadi esensi dari game ini. Beberapa mekanik yang berujung positif diperkenalkan, seperti fakta bahwa hampir di seluruh titik tiap daerah akan selalu ada kendaraan yang bisa Kalian rebut. Jadi walaupun Kalian kehilangan sebuah mobil ataupun helikopter Kalian yang rusak, Kalian selalu bisa menyusuri jalan utama untuk mencuri mobil milik penduduk yang tengah berkendara atau merebut helikopter yang sedang terparkir di sebuah markas musuh terdekat dengan penjagaan yang ketat. Mekanik lain yang ditawarkan adalah kemampuan fast-travel untuk muncul secara instan di dekat teman satu tim Kalian.

Namun terlepas dari luasnya daerah yang ditawarkan oleh Ghost Recon: Wildlands ini, kemampuan mereka menawarkan atmosfer yang mumpuni pantas untuk diacungi jempol. Kami tak hanya berbicara soal cuaca dinamis yang terkadang berakhir dengan hujan lebat dan petir yang dramatis saja, tetapi juga perasaan bahwa Kalian memang tengah “terperangkap” di Bolivia yang masih penuh hutan belantara dengan kehidupan sosial penduduk yang hanya berjuang untuk sekedar hidup “normal”. Salah satu momen yang memorable adalah ketika kami dan teman satu tim menyusuri lebatnya hutan untuk bergerak ke objektif selanjutnya dan tiba-tiba mendengar bunyi jangkrik yang bersahutan di tengah gelapnya malam.

Walaupun kami sendiri tak bisa menilai seberapa baik kualitas game ini di PC, namun apa yang Kalian dapatkan di versi konsol, setidaknya dari versi Playstation 4 non-pro yang kami cicipi sepertinya tak akan memicu kontroversi downgrade. Tetapi tetap harus diakui, masalah teknis memang masih sering terjadi di sini, dari musuh yang tiba-tiba muncul dan menghilang hingga area berbahaya yang tiba-tiba aman tanpa kejelasan. Sesuatu yang tentu saja, masih bisa diperbaiki Ubisoft dengan waktu rilis yang masih terhitung cukup “panjang”.

Baca juga artikel tentang Kode Cheat Game C-12 Final Resistance  Untuk Ps1 Pertempuran Melawan Alien Dan Cyborg

No comments

Leave a Reply

Toko Online Hijab

Toko online hijab

Paling Banyak Dilihat